Rabu, 05 Juni 2019

Lepas Hijab di Airport?

Today aku pengen ngomongin tentang sesuatu yang lagi viral,sebenarnya ini nih nggak terlalu viral sih karena kejadiannya itu tuh udah lama banget sekitar tahun 2017-an kalau nggak salah . Tapi nggak tau kenapa di media sosial tepatnya di suatu akun instagram yang bernama @wowunix dan @portalmuslim berita ini diungkit lagi. i don't know why? oke langsung aja. ceritanya ini ada seorang mahasiswi asal Indonesia yang bernama mbak Aghnia Adzkia yang sedang bersekolah di Britania Raya. Dia adalah mahasiswa di University of London  ceritanya mbak nya ini nih mau balik ke UK nah pas lagi transit tepatnya di bandara Roma Ciampino,Italia mbaknya dapet pemeriksaan kan . Nah yang bikin aku terkaget kaget adalah kenapa pas mbak aghnia ini diperiksa,petugasnya itu minta mbak nya buat ngelepas hijab dia. terus sontak mbak aghnia ini kaget dong. dan sempet terjadi percakapan sengit antara si petugas pemeriksa dan mbak nya.
Ia pun bertanya kepada petugas tersebut kenapa hanya dia yang disuruh ngelepas hijabnya?sedangkan ada dua orang biarawati yang tidak mendapatkan perlakuan seperti dirinya. Akhirnya mbak aghnia pun meminta petugas untuk menunjukkan surat tentang peraturan tersebut dalam bahasa italia. Walaupun sebenarnya mbak aghnia ini nggak paham betul tentang bahasa italia. Bukannya menerjemahkan isi surat tersebut petugas itu tetap bersikeras untuk melakukan pemeriksaan di toilet dan menyuruh mbak aghnia melepaskan hijabnya. padahal pas si mbaknya ini melewati pemeriksaan metal detector tidak ada bunyi yang terdengar dari mesin tersebut. itu artinya, sebenarnya mbak aghnia memang bebas dari benda benda berbahaya.
Merasa sangat kesal dengan perilaku tak menyenangkan dari petugas pemeriksaan airport aghnia memilih pulang ke London dengan penerbangan sore dari bandara Fiumicino dan disana ia juga diminta untuk melepas hijabnya.

Dari kejadian yang menimpa mbak Aghnia ini sungguh sangat disayangkan sih sebenarnya. tapi again kita ngga boleh ngeliat satu bentuk permasalahan hanya dari satu sisi,hanya dari kacamata hitam dan putih atau atas asumsi kita sendiri.ya kalau aku sih melihat nya dari sisi mbak aghnia dan petugas nya itu sendiri sih nggak bisa disimpulkan antara mana yang benar atau mana yang salah ya kan. kalau kita mau analisa lagi nih.

Sisi mbak Aghnia : Nggak salah kan si mbaknya meminta petugas buat nyodorin surat peraturan undang-undang hukumnya karena ya emang si mbaknya ingin memastikan aja kalau pemeriksaan itu dilakukan ya karena ada surat perintah yang sah ada dalilnya lah ibaratnya

Sisi Petugas ceweknya : Nggak salah juga ya karena emang rata-rata pemeriksaan yang terjadi di bandara itu datangnya randomly jadi nggak masalah sih sebenarnya . Terlebih Negara Barat yang termasuk salah satunya Eropa yang masih berparadigma bahwa muslim adalah teroris dan pemeriksaannya harus lebih. "gue takutnya dia bawa malapetaka lagi dinegara gua. kan gua bisa kena." Bisa jadi sebegitu amanahnya mereka dalam menjalankan tugas tersebut.

Yaa pokoknya intinya kita itu harus open minded dan colorful mind and knowledge karena kalau nggak kayak gitu bisa bisa dunia yang ada hanya terlihat jeleknya doang atau hitam doang atau satu warna apalah yang mencerminkan bumi manusia ini. Padahal kalau kita pikir-pikir lagi kan ngga gitu ,men. Dan yang bikin aku tersadar lagi untuk kesekian kalinya adalah ternyata diskriminatif dan stereotip tentang muslim itu masih sangat kuat di negara negara barat lho! Jadi sebisa mungkin kita bener-bener respect antara satu sama lain ketika kita sedang tinggal di negara orang. mungkin itu aja sih pesan yang ingin aku sampaikan. Semoga kalian nggak bosen sama ocehanku yaa.. see u next time friends :v


Lepas Hijab di Airport?

Today aku pengen ngomongin tentang sesuatu yang lagi viral,sebenarnya ini nih nggak terlalu viral sih karena kejadiannya itu tuh udah lama b...