Senin, 06 Mei 2019

Ngomongin &review "Sexy Killers"

Tadi malam saya sempat menonton film Sexy Killers walaupun tidak sampai tamat. Dan juga saya sempat menonton wawancara dari seorang Youtuber Indonesia kalau nggak salah nama channel-nya RJL 5 coba deh kalian tonton,kalau kalian penasaran dengan semua obrolan mereka. Karena menurutku sih obrolannya sangat santai dan seru plus bermanfaat bagi kemaslahatan bersama #asek. disitu saya mendengarkan adegan pembicaraan antara dua rekan "rjl 5" dan Gus Roy . Nah, Gus Roy ini sendiri adalah seorang produser dari film SK itu . Disana saya mendapat banyak Aufklarung(pencerahan)dari wawancara tersebut. Hiruk pikuk dunia politik yang tak kunjung henti ini dipecahkan dengan adanya SK ini . walaupun jika dipresentasikan memang hasilnya sangat minim dari ekspektasi masyarakat dan tim film sendiri. Dalam video wawancara tersebut salah seorang pewawancara bertanya kepada gus roy apakah ada motif mengajak masyarakat untuk golput? dengan terang-terangan Gus Roy memang menjawab "..ada lahh"  karena masyarakat memang diharuskan untuk memiliki jiwa politik yang kritis dan idealis. tapi seperti kita ketahui dalam pemilu 17 april 2019 itu memang cukup banyak WNI yang menggolputkan diri entah itu karena memang paham teori dan keadaannya yang sesungguhnya ataukah malas untuk pergi nyoblos karena alasan kesiangan misalnya. 
Di tulisan saya kali ini memang saya sangat tertarik untuk me-review wawancara tersebut. Gus Roy berpandangan bahwa antara Jokowi dan Prabowo sebenarnya adalah setali tiga uang atau sama saja dan sebenarnya memang tidak ada persengketaan diantara mereka . Mereka adalah orang-orang versi orde baru yang mencalonkan diri untuk menjadi pemimpin bangsa dengan bumbu oligarki,dibalut dengan kedemokrasiannya . Padahal kenyataan berbicara lain,tak seperti yang terjadi. Kemudian salah satu pewawancara tersebut bertanya kembali tentang goals apa yang sebenarnya sangat diharapkan oleh seorang Gus Roy. Beliau hanya berharap bahwa siapapun yang menjadi presidennya nanti, beliau harap dapat menyelesaikan beberapa sengeketa permaslahan yang sangat fatal ini khususnya bagi saudara kita yang bertempat tinggal di pelosok  sebagai salah satu contoh daerah Kaltim .
Masalah pertambangan masih menjadi momok yang menakutkan bagi masyarak disana. Dan dampaknya sangat begitu dirasakan oleh masyarakat setempat yang terletak di salah satu desa di daerah kalimantan timur itu. banyak keluh kesah mereka yang tidak tertampung dengan baik oleh pemerintah disana. kalaupun tertampung pelaksanaanya pasti sangat jauh dari kata standar. dampak dari adanya penambangan besar-besaran disana adalah banyak rumah warga yang retak akibat pergeseran tanah bahkan pintu pintu tak bisa tertutup rapat. kemudian kurangnya air bersih, pas kemarin saya nonton videoSK itu airnya udah gak sehat banget karena tidak layak untuk diminum sebenarnya warnanya sudah keruh dan kuning kecoklatan gitu. sumbernya pun sangat jauh sekali untuk ditempuh oleh masyarakat.  
Dampak selanjutnya adalah banyak korban berjatuhan (tewas) tenggelam di danau bekas lubang tambang . Wargapun mulai bersuara kepada pemerintah dan pada akhirnya yang terjadi adalah tidak lain dan tidak bukan omongan mereka adalah sebuah angin yang berlalu lalang seakan-akan mereka tidak penting. Pada suatu kesempatan seorang reporter mewawancarai gubernur kaltim Isran Noor . I menanyakan tanggapan pak isran tentang korban galian tambang dengan santainya ia hanya menjawab bahwa itu sudah menjadi nasib mereka mati disana suruh siapa tidak berhati-hati . Poin kedua Gus Roy ingin dengan adanya film ini wawasan masyarakat lebih terbuka dan kritis lagi terhadap pemerintah. Tidak hanya bisa saling menyalahkan kubu nya dengan kubu lain .Tetapi juga bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik .Poin ketiga beliau ingin masyarakat dan pemerintah saling menguatkan satu sama lain dalam berbagai bidang di aspek kehidupan. 
Mungkin hanya ini saja review dari saya sama ingin menambah sedikit opini, bahwa dokar tidak akan berjalan dengan baik jika kusir sakit,kuda belum makan,roda rusak ataupun atap delman bocor.begitu pula dengan kelangsungan hidup negara ini. Semua pihak harus ikut andil untuk sukses dalam suatu progam . Dan jadilah warga negara NKRI yang rasa nasionalisme yang tinggi,pastriotisme tinggi yang akan membuat Indonesia yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lepas Hijab di Airport?

Today aku pengen ngomongin tentang sesuatu yang lagi viral,sebenarnya ini nih nggak terlalu viral sih karena kejadiannya itu tuh udah lama b...